Header Ads

Ancaman DPRD Lenserkan Bupati Pulau Morotai


MOROTAI, MPGINews.com - Bupati Pulau Morotai, Benny Laos nampaknya tidak gentar dengan ancaman lembaga DPRD keluarkan rekomendasi lengserkan posisinya sebagai Bupati Morotai. Bagaimana tidak, meski pun lembaga DPRD telah melayangkan surat resmi terhadapnya agar hadir ke lembaga DPRD, Senin (3/12) untuk dimintai keterangan seputaran polimik kebijakannya sehingga berujung pada aksi unjuk rasa yang sudah berlangsung dua pekan ini. 

Namun orang nomor satu di Pemkab Pulau Morotai tidak penuhi undangan lembaga yang di nahkodai, Fahri Hairuddin tersebut. Padahal, Bupati sendiri diketahui sudah berada di Morotai. 

Ketidak hadiran Bupati dalam undangan resmi lembaga DPRD membuat lembaga DPRD kembali mengancam bakal keluarkan hak angket terhadapnya. "Jika panggilan kedua dan ketiga Bupati tidak hadir, kami secara kelembagaan akan keluarkan hak angket, "ancam Wakil Ketu II DPRD,  Rasmin Fabanyo dihadapan masa aksi saat berunjuk rasa didepan kantor DPRD. 

Rasmin bilang, berdasarkan mekanisme dan tata tertib DPRD, bahwa jika surat panggilan pertama, kedua dan ketiga tidak diindahkan Bupati, itu sama halnya dengan hak interpelasi sudah dikeluarkan. Karena sifat surat menurut aturan panggilan sama halnya dengan hak interpelasi. 

"Kami juga terima surat resmi dari Polres, agar DPRD mempertimbangkan kembali kehadiran Bupati, tapi yang pasti kami akan kembali layangkan surat kembali terhadap Bupati, "cetus Rasmin. 

Sementara Ketua DPRD, Fahri Hairuddin juga senada dengan Rasmin. Dirinya mengaku hak angket itu atas persetujuan 20 anggota DPRD. "Jadi kami harus melalui mekanisme yang sudah diatur, "singkat Fahri. 

Kendati sudah mendengar pernyataan resmi dari kedua ketua DPRD. Namun masa aksi yang mengatas namakan Kualisi Masyarakat Morotai Bersatu (KMMB) terus menggelar unjuk rasa didepan kantor DPRD dan masa aksi mengancam terus menggelar unjuk sebelum Bupati dilengserkan dari jabatannya. 

Sebagai bentuk kekecewaan masa terhadap Bupati yang tidak penuhi undangan lembaga DPRD. Masa aksi lantas membakar peti mayat dan kaos yang terdapat gambar Bupati, Benny Laos yang sudah duluan disiapkan masa aksi. (Jj)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.