Header Ads

Perwakilan 83 Koperasi Nelayan Akan Poliskan Kadahan


MOROTAI - Atasnamakan nelayan pulau morotai, Kadahan Lobi, diduga telah berbohong di hadapan presiden Jokowi dan mentri KP Susi Pudjiastuti, di istana negara jakarta, belum lama ini. Karena telah merekayasa informasi dan fakta yang terjadi sesungguhnya di pulau morotai. 

Terkait permasalahan tersebut,  Perwakilan Koperasi Nelayan dan anggota  Se-Kabupaten Pulau Morotai menyikapi serius dan telah gelar pertemuan  Di Kantor Sekretariat Koperasi Tuna Karya Bangkit,  Desa Sangowo Timur, 
Kecamatan Morotai Timur Kabupten Pulau Morotai. pada sabtu 2 Februari 2019, pukul 16.15 wit. 

Hasil pertemuannya, selain menyampaikan pernyataan sikap, mereka juga akan mengumpulkan seluruh tandatangan nelayan di 83 koperasi di pulau morotai. Sebagai bentuk penolakan terhadap pernyataan Kadahan Lobi, di hadapan presiden Jokowi, di istana negara jakarta. 

"Saat ini kami lagi jalankan daftar koperasi nelayan dan anggota untuk di tandatangan, sebagai sikap tegas atas pencemaran nama baik yang di lakukan Kadahan Lobi dan beberapa temannya saat dibawa koordinator SKPT Morotai Merlin Neyland  ke jakarta bersilaturahim dengan presiden," jelas salah satu pengurus koperasi desa daeo,  Ismul Pinang. 

Selain itu, ujar Ismul, perwakilan 83 koperasi nelayan akan meminta klarifikasi Kadahan Lobi, atas pernyataannya di hadapan presiden dengan membawa nama nelayan morotai, jangan sampai presiden menganggap pemerintah tidak hadir di morotai. 

Sementara Bat Rahaguna, sebagai mitra koperasi nelayan, yang hadir dalam rapat tersebut, menegaskan bahwa,  Kadahan,  bukan hanya mencemarkan nama baik nelayan tetapi,  juga telah mencemarkan nama baik pemkab pulau morotai dalam hal ini DKP dan bupati pulau morotai.

"Untuk itu setelah seluruh tandatangan pengurus koperasi nelayan dan anggota terkumpul maka, perwakilan 83 Koperasi Nelayan akan mendorong bupati untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum," tegasnya

"Iya kami setuju, " sahut para pengurus koperasi nelayan dan anggotanya.  

Sementara Suaib Sidasi, pengurus koperasi nelayan desa daeo, juga sepakat,  menegaskan akan menindak lanjuti hasil pertemuan ini ke bupati pulau morotai benny laos, agar bersikap tegas, karena langkah yang di ambil Kadahan dan kawan kawan mengatas namakan nelayan telah mencemarkan nama baik nelayan morotai dan pemkab pulau morotai . 

"Sebelumnya kami ikut kadahan lobi, untuk demo bupati, namun saat ini kami nelayan akan lawan mereka, bila perlu kami akan demo mereka," ungkap sejumlah nelayan asal sangowo. 

Forum rapat perwakilan 83 koperasi nelayan bersepakat, akan bertemu bupati dan mendorong untuk di proses secara hukum," kami menunggu bupati datang dan kami akan bertemu menyampaikan semua ini, bila terbukti bersalah pemkab segera cabut ijin koperasi mereka," tutup pimpinan rapat,  Naji Pajula, dan disetujui seluruh peserta rapat.(moorena)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.