Header Ads

Bangunan Diduga Menyalahi Aturan Rugikan Tetangga


Kubu Raya.Nga Tiam Pat(67),warga Gg.Ceria VIII Rt.009/Rw.001 Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya, mengaku dirugikan akibat bangunan rumah permanen dan bertingkat berdekatan dengan rumahnya,yang diduga menyalahi aturan dalam mendirikan bangunan.
"Akibat bangunan tersebut,saya telah dirugikan.depan jadi kumuh.Akibat bangunan permanen yang bertingkat sirkulasi udara tidak lagi sehat dan nyaman,"katanya kepada wartawan, Jum.at(29/3).

Nga Tiam Pat pun mengungkapkan, sebagai tetangga dirinya sama sekali tidak pernah diminta tanda tangan surat pernyataan tidak keberatan sebagaimana syarat yang berlaku untuk mengajukan permohonan IMB.Dia juga
mendirikan bangunan atau biasa di sebut dengan IMB adalah perijinan yang di berikan oleh kepala daerah kepada pemilik bangunan untuk membangun baru,atau mengubah,dan memperluas, mengurangi,atau merawat bangunan sesuai dengann persyaratan administratif dan persyaratan tehknis yang berlaku untuk mendirikan bangunan.Katanya.

Ian juga menjelaska IMB merupahkan salah satu produk hukum untuk mewujudkan tatanan tertentu sehingga terciptanya ketertiban, keamanan,keselamatan,kenyamanan yang di atur pada pasal 5 ayat 1 perda 7 thn 2009.Ucapnya

Dari hasil investigasi tim DPC PWRI KKR Rudi halik kelokasi bangunan tersebut menindak lanjuti atas impormasi salah satu warga Gg.Ceria VIII Rt.009/Rw.01 Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya.NGA TIAM FAT yang meminta beliau turun kelokasi bangunan tersebut  melihat serta memeriksa dokumen administratif nya yang berlokasi sui raya dalam Pada kesempatan tersebut nga tiam fat menjelaskan bahwa ada sebuah bangunan yang berdiri Kokoh  berdampingan dgn bagunan beliau melampaui batas batas kewajaran dan masuk ke area tanah hak miliknya,beliau.

Rudi Halik juga melihatkan dokumen administratif yang tidak sesuai dengan ketentuan IMB ijin mendirikan banguanan karena jarak yang di tentukan atau yang telah disepakati oleh instansi terkait dinas cipta karya tata ruang kab kubu raya.

Yang mana Dari kesepakatan tersebut sisi kiri dan kanan bangunan berjarak  74 cm namun bangunan tersebut sama sekali tidak menyisahkan ruang dan memepet kepada hak bangunan NGA TIAM FAT Tidak hanya itu saja izin bagunan tersebut di cek luas satu ruko 4,5 x 2 = 9 m persegi tapi di bangun menjadi 10 meter persegi

Dengan kejadian ini tentunya saudara NGA TIAM FAT merasa di rugikan dan hak-hak nya terasa terjalimi untuk ini lah beliau berharap kepada istansi terkait dinas cipta karya tata ruang di kab kubu raya untuk segera mungkin  turun kelokasi bangunan tersebut.dan segera mungkin memberikan solusi terbaik demi keadilan hak warga masyarakat yang terjalimi yang di lindungi oleh undang undang serta hukum yang berlaku untuk membongkar atau memperbaiki bangunan tersebut sesuai dengan rekomendasi  semula agar supaya bangunan tersebut tidak menjadi kompelik yg berkepanjangan  pinta NGA TIAM FAT.(Tim/Redaksi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.