Header Ads

Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Gelar Rakernas DPP yang ke-XII


Pontianak - Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menggelar Rakernas DPP yang ke-XII dengan tema Setrategi Membangun kolaborasi Elemen Bangsa dalam Pembrantasan Kurupsi Untuk Membangun Budaya Intergritas, bertempat di Gren Hotel Kartika di Jalan Rahadi Oesman, Kota Pontianak Selasa (19/03) sekitar pukul 13:30 Wib. Kegiatan Rakernas ini akan berlangsung selama tiga hari .

Turut hadir pada acara Rakernas tersebut Gubernur kalbar diwakili Kepala inspektorat Sekundus, S.Sos, MM, Kapolda Kalbar diwakili Irwasda Polda Kalbar Andi Musa, Pangdam XII/Tpr yang diwakili Waster Kesdam Bpk Letkol Inf Akhmad Syaiku, S.Ag, M.Pd beserta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Burhanudin Abdullah mengatakan Rakernas-XII LAKI diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama, kesepakatan dimaksud bertujuan bagaimana kasus-kasus terkait tindak pidana korupsi dapat diberantas . Oleh karena itu, Rakernas ini harus menghasilkan kesepakatan bersama, Kita sudah sepakat untuk itu . ucapnya

Lebih lanjut Kata Burhanudin Abdullah Rakernas tahun ini memang berbeda dengan Rakernas tahun yang lalu. karena ini memang kita berharap adanya kolaborasi antara pola kearah setrategi penanganan tindak pidana korupsi, yang memang kita hadirkan DR.Azmi Bin Hj.Mohd DBA(UUM)Consultant dari negara Malaysia .

“jadi bagaimana pola strategi Malaysia dalam rangka penanganan tindak pidana korupsi kalau kita bandingkan sekarang pola penanganan tindak pidana korupsi yang ada di Indonesia tentu dalam rangka ingin membangun budaya integritas,” Tegasnya .

"Kinerja laki jangan diragukan komitmennya kita tetap berjuang sampai kapanpun untuk membersihkan Indonesia bebas dari korupsi ." tegasnya.

Masih kata Burhanuddin, Kita sudah ada kerja sama antara laki dengan Malaysia itu kan KPK nya Malaysia kita sejak dulu ada kerjasama tidak perlu saya sebutkan di sini,kerjasama seperti apa yang jelas pada intinya kita kerjasama pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi .

"'Untuk di Kalbar insya Allah sudah banyak kasus yang sudah kita laporkan ke kepolisian Kejaksaan dan Berkat laporan Laki sudah ada yang menjadi terpidana kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan tinggi,” ujarnya.

"Setelah pemilu kita akan minta kepada Kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini agar jelas status hukumnya ini kita menghargai bahwa ini adalah suasana moment Pemilu kita harus menyelesaikan dulu pelaksanaan pemilu agar aman lancar dan damai."

Disinggung bidang-bidang yang paling banyak tersandung dugaan korupsi ia mengatakan yang paling banyak, semua banyak tapi dalam pengadaan barang dan jasa itu paling top .

Burhanudin juga menjelaskan sampai saat ini belum pernah mendapatkan dana APBD, sekalipun belum pernah dan kita memang menjaga Marwah organisasi LAKI ini agar tetap stabil dan tetap punya komitmen dan tidak ada dimana-mana dan kita adalah independen,” pungkasnya

(yudha)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.