Header Ads

Penemuan mayat seorang Laki-laki dirumah kosong Jl. 28 Oktober Gg. Karakterdes Kel. Siantan Hulu Kec. Pontianak Utara


Pontianak - Pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2019 sekira pukul 13.30 wib bertempat di Rumah Kosong milik Sdri. Teri Jl. 28 Oktober Gg. Karakterdes Jalur I Kel. Siantan Hulu Kec. Pontianak Utara telah ditemukan mayat seorang laki-laki An. Dedi Rahmat alias Pekong .

Adapun idientitas mayat tersebut adalah Dedi Rahmat alias Pekong, 35thn, Islam, Swasta, Jl. Budi Utomo Gg. Bersatu Kel. Siantan Hulu Kec. Pontinak Utara.

Adapun idientitas saksi sebagai berikut :
- Sdri. Fitria Asyfa Riandita, 19thn, islam, Jl. 28 Oktober Gg. Karakterdes Jalur 1 RT 05 / RW 22 Kel. Siantan Hulu (Anak pemilik Rumah / Yang mengetahui pertama kali).
- Sdri. Sri Hidayati, 47thn, Budha, Ibu Rumah tangga, Alamat Jln. 28 Oktober Gg. Karakterdes jalur 1 Kel. Siantan Hulu Kec. Pontianak Utara (Tetangga)
- Sahrul Hidayat, 24thn, Islam, Jl. Kom. Yos. Sudarso Gg. Timun 1 Kel. Sui. Jawi Luar Kec. Pontianak Barat (Saksi yang memindahkan jenazah / Keluarga Sdri. Sri Hidayati).

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi sebagai berikut :
A. Ket. Sdr. Fitria Asyfa Riandita selaku Anak Pemilik Rumah :
- Bahwa mayat seorang laki-laki yang diketahui bernama Sdr. Dedi alias Pekong tersebut merupakan teman dari orang tuanya An. Teri dan sudah selama -/+ 2bulan menumpang tinggal dirumahnya karena rumah tersebut kosong sejak orang tua saksi An. Teri ditahan terkait perkara kasus narkoba dan saksi tinggal bersama neneknya tepat didepan rumahnya tersebut.
- Saksi menjelaskan bahwa korban sejak tinggal dirumah orangtuanya tersebut memang sedang dalam keadaan sakit (batuk kronis) dan sempat beberapa kali diajak oleh saksi dan neneknya untuk pergi berobat ke rumah sakit namun korban menolaknya.
- Bahwa sekira pukul 13.30 wib saksi pergi kerumah orang tuanya yang ditinggali oleh Sdr. Dedi alias Pekong untuk memberikannya makanan, saat itu saksi melihat Sdr. Dedi sedang berbaring didapur dengan posisi tubuh miring dan melengkung dan tidak menjawab sama sekali ketika diajak bicara oleh saksi.
- Kemudian saksi yang merasa curiga pergi kerumah tetangganya An. Sri Hidayati dan mengajaknya untuk memeriksa keadaan Sdr. Dedi alias Pekong.

Ket. Sdr. Sri Hidayati :
- Bahwa pada saat Sdr. Sri Hidayati berada dirumah, ianya dihampiri oleh Sdri. Fitri dan diberitahu bahwa Sdr. Dedi alias Pekong tidak merespon saat diajak berbicara. Kemudian keduanya pergi kerumah orang tua Sdr. Fitri untuk memastikan keadaan Sdr. Dedi alias Pekong.
- Setelah Sdri. Sri Hidayati bersama Sdri. Fitri mencoba membangunkan Sdr. Dedi alias Pekong namun tetap tidak direspon.
- Lalu Sdr. Sri Hidayati memanggil saudaranya An. Sahrul Hidayat yang kebetulan sedang berkunjung kerumahnya untuk memastikan kembali keadaan Sdr. Dedi alias Pekong dan pada saat itu diketahui bahwa Sdr. Dedi alias Pekong sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
- Setelah itu Sdr. Sahrul Hidayat memindahkan mayat Sdr. Dedi alias Pekong keruang Tamu dan menutupi mayat tersebut dengan menggunakan kain batik panjang.

Sekira pukul 14.00 Wib, personil Polsek Pontianak Utara yang mendapatkan informasi dari warga langsung mendatangi TKP dipimpin oleh Kompol Ridho Hidayat S.IK, MH selaku Kapolsek Pontianak Utara dan pihak Polsek Pontianak Utara segera menghubungi piket Inavis Sat Reskrim Polresta Pontianak Kota.

Tim

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.