Header Ads

Supriadi Caleg NO, 1 dari Partai Perido Dapil 4 Lapor Pelangaran Pemilu Ke BASWALU


Melawi Kalbar - Kisruh pelangaran pelangran selama pemilu yang terjadi di Kabupaten Melawi membuat penggurus Pertai peserta pemilu serta para caleg tidak puas. Hal ini sepeti yang di alami Supriadi Caleg NO, 1 dari Partai Perido Dapil 4 yang akhitnya melaporkan permasalahan yang terjadi di Dapil 4..Supriadi melaporkan permasalahan pelangaran yang terjadi di dapil 4 tersebut di dampingi kuasa hukum nya Yuventus. SH. M. HUM. beserta penggurus partai PERINDO ke BAWASLU kabupaten Melawi Senin ( 29/04/19 ).

Yuventus mengatakan , dirinya bersama  Supriadi dan pengurus partai PERINDO Ke BASWALU,dalam hal melaporankan permaslahan yang terjadi di dapil 4,karena permasalahan yang terjadi saudara Supriadi merasa dirugikan atas adanya indikasi perobahan perolehan suara yang sebelumnya suara partai perindo diatas perolehan suara partai golkar namun setelah dipleno PPK keadaan berbanding terbalik.

" Karna hal ini berdasarkan hasil rekapitulasi c1 setiap TPS yang di laporakn oleh saksi dan tim Partai, jelas suara partai Perido diatas Golkar. Menurut data c1 yang ada pada kami ada perubahan suara di Desa Labang dan Desa Nusa Kenyikap Dapil 4 ",ujarnya.

Saat di kompirmasi awak media Juventus.SH. M. HUM. masalah siapa oknum pelaku yang telah merubah peroleh suara Partai Perindo tersebut dirinya engan mengatakan siapa oknum tersebut.  Namun dirinya selaku kuasa Hukum dari Supriadi caleg nomor urut 1 dapil 4 yang juga ketua DPD partai Perindo kabupaten Melawi minta kepada Bawaslu Kabupaten agar menindak lanjuti apa yang telah diporkan dirinya dan Bawaslu segera mengambil langkah penyelidikan dan penyidikan atas kasus yang telah diporkan tersebut,karena dirinya selaku kuasa hukum telah mempunyai bukti- bukti yang kuat untuk mengungkap siapa pelakunya.

" Saya selaku kuasa hukum Supriadi mempercayakan kepada Bawaslu dan sentra Gakkumdu Kabupaten Melawi untuk menindak lanjuti laporan ini serta dapat menyelesaikan masalah ini secepatnya. Namun jika pihak yang terkait tidak mampu untuk mengungkap kasus ini, saya selaku kuasa hukum akan mengambil langkah hukum ke Mahkamah Konstitusi ",Tegasnya.

Selain itu Yuventus juga berharap kepada Bawaslu ada loporan dugaan pelanggaran yang dituangkan dalam Formulir Pengaduan ini dan Setelah menerima laporan serta temuan dugaan pelangaran tindak pidana pemilu. Pengawas Pemilu segera berkoordinasi dengan Sentra Gakkumdu dan menyampaikan laporan/temuan tersebut kepada Sentra Gakkumdu dalam jangka waktu paling lama 24 Jam sejak diterimanya laporan/temuan.

" Sentra Gakkumdu segera merespon terhadap semua laporan/temuan dugaan pelangaran.Pembahasan oleh Sentra Gakkumdu dengan dipimpin oleh anggota Sentra Gakkumdu yang berasal dari unsur Pengawas Pemilu harus segera di lakukan",ujarnya.

Juventus juga menambahkan, Tindak lanjut dilakukan oleh Pengawas Pemilu terhadap rekomendasi yang di berikan Sentra Gakkumdu, Dalam tahap ini disusun satu rekomendasi Sentra Gakkumdu, untuk menentukan apakah suatu laporan/temuan tersebut merupakan dugaan tindak pidana pemilu atau bukan serta apakah perlu laporan atas temuan tersebut perlu dilengkapi dengan syarat formil dan syarat
materiil.

" Mekanisme penanganan atas laporan pelangaran harus sinergi antar lembaga dengan demikian hal ini dapat secara efektif dan efisien menjawab berbagai kendala penanganan tindak pidana pemilu yang selama ini dikhawatirkan terjadi.Terutama kekhawatiran tentang ketidaksepahaman penerapan peraturan antara pengawas pemilu dengan Kepolisian dan Kejaksaan. Pungkasnya.  ( Lilik Hidayatullah)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.