Header Ads

Pemkab Kubu Raya Anggarkan Perbaikan Jalan Desa


Kubu Raya - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menganggarkan sebesar Rp 1,5 miliar untuk perbaikan jalan di sejumlah desa di Kecamatan Batu Ampar. Dana perbaikan masih akan ditambah melalui APBD-Perubahan untuk desa lainnya. Hal itu diungkapkan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat melakukan safari Ramadan di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Batu Ampar, Senin (20/5). Tanjung Harapan merupakan desa terluar di Kecamatan Batu Ampar dan merupakan salah satu yang terjauh dari 118 desa yang ada di Kubu Raya. 

“Alhamdulillah untuk tahun ini bisa kita masukkan Rp 1,5 miliar untuk perbaikan di sebelum Desa Tasik Malaya dan setelah desa tersebut di jalan yang rusak parah. Nanti setelah itu dilanjutkan lagi di anggaran perubahan. Kita akan menambah anggaran untuk meneruskan perbaikan jalan di Desa Ambarawa,” kata Muda di hadapan ratusan jemaah Masjid Baiturrahim yang menjadi lokasi kegiatan safari Ramadan.

Muda mengatakan di tahun 2020, pemerintah daerah kembali akan berupaya melakukan penganggaran untuk perbaikan lanjutan. Yakni pelebaran jalan di lima desa yaitu Desa Padang Tikar 2, Desa Tasik Malaya, Desa Sungai Besar, Desa Sungai Jawi, dan Desa Ambarawa sehingga jalan desa akan mempunyai ukuran yang sama. Selain itu juga memindahkan posisi tiang listrik yang saat ini berada tepat di tengah-tengah jalan desa.

“Mudah-mudahan di tahun 2020 kita kita bisa upayakan supaya lebarnya lebih sama dan tiang listriknya dipindahkan supaya jangan sampai warga menabrak,” ucapnya.
Muda menyatakan kehadirannya di desa yang berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan dan Kabupaten Kayong Utara itu sebagai bukti komitmennya menjawab kepercayaan masyarakat. Momen safari Ramadan, menurut dia, menjadi sarana memetakan kebutuhan masyarakat untuk modal pembangunan di tahun berikutnya. Ia menyebut safari Ramadan kali ini difokuskan mengunjungi desa-desa terluar dan terpencil.

“Kita benahi sama-sama. Saya tidak ingin banyak berjanji karena saya sudah tahu daerah ini dari dulu. Jadi saya tetap akan mengawal Kubu Raya ini karena saya sebagai penggagas dulunya dan ikut berjuang tentulah merasa Kubu Raya ini menjadi bagiaan nafas perjuangan hidup saya,” tuturnya.
Muda menegaskan meskipun Desa Tanjung Harapan merupakan desa terluar, dirinya memastikan prinsip keadilan dalam pembangunan di seluruh wilayah di Kabupaten Kubu Raya menjadi komitmennya.

“Walaupun berada di ujung tapi kita sama-sama buktikan bahwa insya Allah saya akan membuat bagaimana keadilan akan kita jalankan di semua sektor di Kubu Raya ini. Termasuk desa kita Tanjung Harapan yang termasuk desa yang cukup luas,” sebutnya.

Tim/Redaksi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.