Header Ads

Ada Uji Lab dari DLH,Dampak Getaran PT Fresindo Jaya diduga Dikurangi


Kabupaten Bogor Jawa Barat, MPGI News - Kisruhnya dugaan pencemaran lingkungan hidup yang dilakukan oleh PT Tirta Fresindo Jaya Desa Cimande Hilir  dengan warga sekitar berbuntut panjang,pasalnya uji Lab yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Bogor bocor terhadap pihak perusahaan,sehingga dugaan kuat Getaran dari alat produksi pihak perusahaan dikurangi tidak seperti biasanya.


Seperti halnya ucap kuasa Hukum warga Cimande Hilir Anggie Triana Ismail SH, hari ini getaran dikurangi seperti kata beberapa warga karna warga sendiri yang merasakan,dengan kondisi seperti ini  pasti tidak ada dampak, karna getaran tidak seperti biasa yang dirasakan warga sekitar tentunya hasil dari uji lab DLH  kami akan menolak karna dengan seperti ini tidak akan ada dampak dan kami akan segera mungkin melakukan uji lab independent dari pihak warga, ucapnya.


Selain itu anggie juga menyesalkan terkait sikap pernyataan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, yang menyatakan unsur Muspika mendukung warga, sementara pihak Muspika sendiri belum pernah menghadiri acara musyawarah dikantor Lingkungan hidup, dan sekarang mengklaim bahwa mereka adalah perwakilan warga masyarakat,hal seperti itu kan ironis sekali, dan dalam hal ini kita juga secepat mungkin akan melaporkan dan menindak lanjuti hal ini ke DPR RI komisi tujuh, guna mendapatkan keadilan sejati untuk warga sekitar, tegasnya.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kabupaten Bogor Wawan Dermawan menyarankan, pihak terkait yakni PT. Tirta Fresindo  Jaya harus terbuka serta tidak menganggap sepele atau main - main dengan lingkungan warga.

Sebab, jika hal ini dibiarkan maka akan mendapat sanksi berat, baik itu berupa denda maupun penjara. Meskipun, diakuinya sampai saat ini belum ada yang terkena dampak seperti tak sadarkan diri atau meninggal.

"Untuk hasil lab nya, kita tunggu 14 hari. Karena kan ada langkah - langkah prepentif dan  langkah  yang harus diperbaiki. Mudah - mudahan saja dengan adanya aduan pencemaran ini tidak ada warga yang mengalami sesak atau meninggal. Oleh sebabnya, kami sarankan kalau ada limbah yang betul betul oleh warga diketahui dan  dimengerti  jangan coba - coba dibuang sembarangan," ujarnya.( R.Kartolo)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.