Header Ads

Terdampak Pembangunan Double Track, Ratusan Warga Benda Buka Rekening


Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat, MPGI NEWS. 262 Warga Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang terdampak pembangunan Double Track Bogor - Sukabumi melakukan  pemberkasan dan Pembukaan Rekening di Gor Desa Benda Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 12 Juli 2019 sekira Pukul 08.00 WIB.

Dalam sambutannya Tim Balai Perkereta Apian Jawa Barat, mengatakan Jako Sudarso," syukur alhamdulilah setelah melewati setiap tahap demi tahap akhirnya hal atau sesuatu yang ditunggu bersama terkait Keputusan Gubernur Jawa Barat sebagai dasar hukum pembayaran kegiatan penertiban jalur ganda Kereta Api ini akhirnya sudah terbit SK Gubernur.

" Sesuai Redaksi Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 900/Kep.480-MKSM/2019 tentang penetapan besaran uang santunan bagi masyarakat terkena dampak sosial pada pembangunan jalur ganda Kereta Api Bogor - Sukabumi lintas Bogor - Yogyakarta Segmen Maseng termen Cigombong - Cicurug, dimana salah satunya adalah Desa Benda, salah satu Desa yang terdampak pembangunan Double Track antara Bogor - Sukabumi," ujarnya. Keputusan Gubernur ini terbit pada Tanggal 5 Juli 2019,

Kita lanjut kepada proses pelaksanaan pembayaran uang santunan atau uang kerohiman pertama dasar hukum, bahwa dasar hukum pembayarannya pertama adalah hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) ditetapkan oleh Gubernur melalui keputusan Gubernur, kemudian untuk memperlancar proses pembukaan Rekening apa saja yang harus dipersiapkan pertama foto copy KTP yang masih berlaku, foto copy Kartu Keluarga, foto copy NPWP jika ada serta mengisi formulir pembukaan Rekening.

Mekanisme pembayarannya melalui transaksi perbankan, jadi nanti bapak ibu akan dibukakan Rekening Mandiri kolektif bebas dari uang setoran awal, kemudian setelah Rekening terbuka kami akan proses lebih lanjut untuk proses pembayaran kami akan ajukan ke KPPN atau Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara dimana transaksi ini tidak ada perantara jadi langsung dari Bendahara umum Negara ke Rekening Bapak Ibu.

" Pengosongan dan pembongkaran maksimal 7 hari setelah diterima uang pembayaran," pungkasnya. (Herwanto)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.