ads

Senin, 12 Agustus 2019

  • Follow us

Pengusaha Asal Sidoarjo Dilaporkan Sekdes Kukusan Ke Polisi, Diduga Palsukan Dokumen

Pengusaha Asal Sidoarjo Dilaporkan Sekdes Kukusan Ke Polisi, Diduga Palsukan Dokumen

MPGI News, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur. 
Pengusaha asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur berinisial HF dilaporkan Sekdes Kukusan, Kecamatan Kendit, Cit Dewantoro (40) dengan didampingi pengacaranya ke Polisi.

Cit Dewantoro menduga HF telah memalsukan tanda tangan pada berkas surat-surat hak atas kuasa tanah. Yang rencananya lahan tersebut akan ditambang HF dari pemilik beberapa lahan warga dan milik tanah Cit Dewantoro saat ini menjabat Sekretaris Desa Kukusan, Kecamatan Kendit serta beberapa anggota keluarganya.

Kepada Wartawan MPGI News, Cit Dewantoro mengatakan bahwa pihaknya didampingi pengacaranya datang ke Mapolres Situbondo HF diduga telah memalsukan tandatangan beberapa berkas Surat Hak Atas Kuasa Tanah / Tambang yang diajukan pada kepala desa sebelum dia (Cit Dewantoro,red) menjabat sebagai sekretaris desa Kukusan dua tahun lalu.

Menurut Cit Dewantoro, ada beberapa dokumen yang dinyatakan telah ditandangani oleh keluarganya maupun dia (Cit Dewantoro, red) sendiri.

Sementara pihaknya mengatakan tidak pernah menandatangani dokumen - dokumen dimaksud.

Salah satunya dokumen Surat Hak Atas Kuasa Tanah / Tambang yang diajukan pada Pemerintah Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

"Pemalsuan tandatangan ini tidak mau ditandatangani oleh Kepala Desa, karena diduga dipalsukan tanda tangannya," ungkap Cit Dewantoro, Jum'at (09/08/2019) siang.

Cit Dewantoro mengaku, berkaitan dengan dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut, pihaknya melaporkan HF ke SPK C Mapolres Situbondo Nomor laporan : LP/K/278/VIII/RES.1,9/2019/JATIM/RES SITUB C Tanggal 05 Agustus 2019 dan rencananya akan melayangkan surat aduan kepada Kapolri, Ombudsman Jatim, Kapolda Jatim, BPK-RI Perwakilan Jawa Timur.

Bahkan diakui, pihaknya juga telah melayangkan bukti-bukti dokumen yang diduga palsu tanda tangannya kepada Kepolisian Resort Situbondo dengan melampirkan salah satu foto copy berkas tersebut yaitu Surat Hak Atas Kuasa Tanah / Tambang yang diajukan HF pada pemerintah Desa Kukusan yang diketahui oleh Sekretaris Desa namun tandatangannya dipalsukan.

Ia meminta Kapolres Situbondo untuk melakukan proses atas dugaan tersebut berdasarkan aturan yang berlaku.

Laporan itu dibenarkan oleh Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H.Nanang Priyambodo,S.Sos. Saat dikonfirmasi Wartawan MPGI News, Minggu (11/08/2019) Sore.

Namun kata Iptu H.Nanang, pihaknya masih mengumpulkan keterangan - keterangan para saksi terkait. Olehnya itu, ia masih membutuhkan keterangan dari pihak pelapor.

"Benar ada laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang diterima anggotanya. Namun kita masih butuh keterangan dari pihak pelapor," ucap Iptu H.Nanang Priyambodo.

Sementara itu, pengusaha asal Kabupaten Sidoarjo berinisial HF saat dikonfirmasi Wartawan MPGI News menuturkan, pihaknya tidak tahu menahu tentang dokumen persyaratan ijin kuasa tanah tersebut yang diduga palsu tanda tangannya. Kata dia, kami sudah mendapatkan informasi bahwa dilaporkan Polisi dan siap apabila ada surat panggilan dari pihak kepolisian setempat.

" Saya sudah dengar informasi pak,, ? bahwa dilaporkan Polisi karena memalsukan tanda tangan pada dokumen - dokumen perizinan yang sudah kami percayakan untuk mengurusi berkas tersebut pada karyawan kami, " katanya. Minggu (11/08/2019) dini hari.

HF mengaku, dirinya tidak pernah menandatangani berkas yang dimaksud oleh pelapor dan siap bersumpah demi Tuhan.

" Saya tidak pernah tanda tangan pada berkas surat kuasa tanah tersebut, apalagi menanda tangani nama orang lain, " ujar HF. (imam)
Don't Miss

Berita Terkini