Header Ads

Polsek Kota Baru Berhasil Ciduk Dua Tersangka Pengguna Narkoba


Melawi - Kalbar Mpginews- Polsek Kota Baru Jajaran Polres Melawi berhasil mengungkap peredaran Narkoba pekan lalu. Dua tersangka yang diduga sebagai pemakai barang haram jenis sabu diamankan dari sebuah rumah di Dusun Tanjung Kenaya, Desa Batu Begigi, Jumat (16/8/2019) lalu.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S.I.K., M. Si melalui Kapolsek Kota Baru Ipda Siswiyono mengungkapkan informasi adanya pengguna narkoba didapatkan dari masyarakat. Rumah milik tersangka SW ini diduga menjadi tempat pesta narkoba.Kami kemudian menyelusuri informasi ini pada Jumat sekitar pukul 22.30 malam. Dan saat tiba di TKP, tersangka SW ini hendak melarikan diri dengan memegang botol minuman penyegar yang diduga bong. Satu rekan tersangka yakni AA juga hendak melarikan diri namun terlebih dahulu dihentikan petugas.

" Anggota di lapangan kemudian melakukan penggeledahan badan kepada tersangka SW, namun tidak didapati adanya barang haram tersebut. Kemudian saat anggota Polsek Kota Baru melakukan penggeledahan di sebuah kamar yang berada di rumah tersebut, akhirnya didapati dua bong serta dua paket narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan plastik klip transparan yang disimpan dalam sebuah kipas angin ", jelasnya.

Lebih lanjut Siswiyono memjelaskan,setelah tersangka SW mengakui barang yangbdi duga jenis sabu ini sebagai miliknya. Serta pengakuannya,Kedua terduga pemakai narkoba ini kemudian dibawa ke Polsek Kota Baru untuk proses lebih lanjut.

" Polsek Kota Baru telah mengamankan barang bukti Narkoba jenis Sabu , bong dua buah termasuk korek api dan kipas angin,untuk proses lanjut  kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Melawi untuk penyelidikan lebih lanjut. Serta dilakukan pengembangan lebih lanjut lanjutan ",jelasnya

Siswiyono juga memaparkan,markoba jemis sabu-sabu yang dikonsumsi kedua tersangka tersebut didapat dari Pontianak.Karena salah seorang tersangka merupakan sopir truk dari Pontianak-Kota Baru. Jadi beli Narkoba di Pontianak, kemudian dikonsumsi di Kota Baru.Sejauh ini, keduanya masih sebatas sebagai pengguna. Tapi juga masih dilakukan pengembangan, apakah Narkoba yang dibawa dari Pontianak ini juga diedarkan kembali di Kota Baru dan ini bukan pertama kali peggungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polsek Kota Baru.

" Pengungkapan kasus Narkoba di Kecamatan Tanah Pinoh ini bukan yang pertama kalinya dilakukan Polsek Kota Baru. Peredaran narkoba di Kota Baru sudah termasuk taraf yang memprihatinkan.Karna sudah masuk ke semua lini masyarakat untuk pengguna narkoba ini. Artinya mereka bisa jadi sebagai pemakai, pengguna bahkan bisa jadi juga sebagai pengedar. Karena itu, kita gencarkan Gakkum, sebagai langkah represif penegak hukum. Selain itu juga secara preventif terus kita imbau melalui sosialisasi ke pelajar dan masyarakat,” pungkasnya.


 ( Lilik Hidayaullah )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.