Header Ads

PROGRAM P3-TGAI YANG DILAKSANAKAN OLEH P3A SUKAHURIP, TIDAK SESUAI SPESIFIKASI APA KERJA PARA TPM ??


MPGI News.com - Kabupaten Garut - selasa 27/8/2019 kembali awak media melakukan monitoring, terhadap pelaksanaan program BBWS cimanuk cisanggarung cirebon yakni; program peningkatan percepatan tata guna air irigasi(P3-TGAI).

"kali ini p3a sukahurip desa sukaratu kecamatan banyuresmi yang dikunjungi oleh awak media, alhasil dititik lokasi kegiatan yang berada di kp.patrol desa sukaratu, awak media melakukan pengambilan gambar, dan dihari dan waktu yang sama seorang perempuan setelah ditanyakan oleh awak media ternyata adalah tim pemdamping masyarakat(TPM), sedang melakukan monitoring terhadap p3a dampinganya.

"kesempatan itu tidak disia siakan oleh awak media, untuk melakukan konfirmasi terhadap tpm yang bernama Linda irma juliantika, s,ip seputar pekerjaan yang sedang dilaksanakan, awak media mengajukan beberapa pertanyaan, plang proyek yang tadinya tidak dipasang dilokasi yang dapat dibaca oleh publik (disenderkan dibelakang rumah warga),oleh awak media diminta kepada tpm untuk dipasang ditempat yang dapat diakses publik, ketika ditanya apakah lokasi tersebut termasuk ciojar, tpm bungkam alias cukup menjawab tidak tahu.

selanjutnya terkait pekerjaan apakah sudah sesuai ketentuan yang ada pada gambar? Sangat disayangkan, seorang pendamping masyarakat tidak membawa gambar yang ditanyakan oleh awak media, dan penanggung jawab/ketua p3a yang bernama maman, juga tidak berada dilapangan, tak ada satu orang pengurus p3a yang stanbay dilapangan.

"Kegiatan yang dilaksanakan oleh p3a sukahurip yang diketuai oleh maman ini diduga tidak sesuai spesifikasi, (kwalitas dan kwantitasnya jelek) karena bangunan yang sudah terpasang ini tidak ada pondasinya, dan ini diketahui oleh tpm tanpa adanya teguran apapun terhadap pekerja,seharusnya yang benar adalah sesuai petunjuk gambar yakni pondasi lebar 40 cm × tinggi 30 cm, ditambah tinggi pasangan 80 cm plus topi dan ban jadi ukuran yang edial versi gambar adalah, LB.40 cm × LA.30 × T.110 cm.

"Pada hari berikutnya tepatnya rabu 28/8/2019 media kembali mendatangi lokasi kegiatan dengan harapan bertemu sengan ketua p3a namun lagi - lagi kegiatan ini tidak ditunggui oleh satu orang pengurus p3a  sukahurip, akhirnya awak media kekantor desa sukaratu, dan bermaksud akam melakukan konfirmasi ke kepala desa sukaratu yang bernama udin samsudin, namun pada waktu yang bersamaan kades udin hendak melakukan monitoring lapang voli dengan kasi pmd serta pendamping desa.

"Intinya dari beberapa temuan awak media, mulai adanya indikasi dugaan pungli sampai dengan pelaksanaan bangunan yang terkesan asal asalan, sebaiknya BPKP/pejabat BBWS cimanuk cisanggarung cirebon turun langsung  kelapangan, dan malakukan audit investigasi terkait pelaksaan program tersebut, karena sangat disayangkan anggaran yang telah digelontorkan oleh pemerintah untuk program ini sangat besar, dangan harapan hasil yang maksimal, ternyata capaian hasilnya justru  sebaliknya. Dikarenakan fungsi pengawasan tidak jalan.

pewarta : Afsor - tim

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.