ads

Sabtu, 07 September 2019

  • Follow us

Kades Bojong Tetap Berkomitmen Menjaga Budaya Gotong Royang Di Wilayahnya

Kades Bojong  Tetap Berkomitmen Menjaga Budaya Gotong Royang Di Wilayahnya


MPGI News.com - Kabupaten garut
Sabtu 7/9/2019.awak media mpgi news.com yang sedang melintasi wilayah desa bojong, yang berada dikampung cikuya rt.02 rw.08 desa bojong kecamatan pameungpeuk garut.

"Dalam perjalananya awak media melihat adanya kegiatan gotong royong warga kampung tersebut.sedang membuat sasak atau jembatan,dilokasi yang sama juga terlihat kepala desa bojong yang bernama komar.

"menurut warga yang ada dilokasi dimana sasak atau jembatan itu dibangun, mereka sangat bangga mempunyai kades yang selalu menjaga kerukunan warganya, itu terlihat dari antusias masyarakat ketika kades komar menggagas untuk membangun jembatan diwilayah mereka

"terlihat dari semangat serta kekompakan yang tinggi,dalam mengerjakan masing - masing tugasnya. walaupun dengan material yang sederhana seperti semperan kayu, tanpa membuag waktu awak media mpgi news.com langsumg menghampiri kades komar, keramahan kades ini layak ditiru oleh kades yang lain dalam menyambut awak media, setelah bersalaman sejenak awak media langsung melakukan aksinya, yakni melakukan pengambilan gambar,selanjutnya melakukan wawancara dengan kades komar.

"Dalam wawancaranya kades komar menjelaskan kemedia.jembatan ini sebenarnya bukan kewenangan kami untuk membangunya, karena status jalan ini bukan jalan lingkungan melainkan jalan kabupaten ujar kades komar, dikarenakan pemkab garut tak kunjung membangun jembatan ini, dikarenakan jembatan ini merupakan jalan penghubung yang sangat penting keberadaanya, yach akhirnya kami bersama wargalah yang mau tidak mau harus memperbaiki, jika kondisinya sudah dianggap membahayakan masyarakat pengguna jembatan itu tambah kades komar.

"Kami pemerintah desa dan masyarakat sangat berharap kepada pemkab garut, dalam hal ini Dinas pupr untuk segera membangun jembatan ini, karena yang kami lakukan selama ini hanya mampu memperbaikinya dengan kayu atau sejenisnya, dan itu tidak akan berumur lama pak'tambah seorang tokoh yang tidak bersedia disebutkan namanya, dia juga menambahkan kami masyarakat garut selatan ini merasa dianak tirikan dalam hal pembangunan infrastruktur, kami juga merasa aneh ! Serunya, setahun yang lalu kami juga mendengar pemkab garut tidak mampu menyerap anggaran dari pusat padahal diuaulkan dan sudah ada di rekening kas daerah, dan akhirnya dikembalikan kepusat, sementara kebutuhan warga masyarakat disini bapak saksikan sendiri kan? Tanya tokoh masyarakat tersebut kepada awak media.

"Mudah mudahan dengan datangnya awak media mpgi nes.com diharapkan dapat membuka mata para pejabat daerah kabupaten garut,terutama bupati garut dalam merencanakan pembangunan seharusnya diawali dulu oleh penusuran, dari situ akan muncul masalah -masalah yang ada dimasyarakat, selanjutnya verifikasi skala prioritas mana dulu yang lebih urgen dan segera dibangun, pungkas kades komar, dan tokoh masyarakat seraya pamit melanjutkan pekerjaanya.

Pewarta : Roni
Don't Miss

Berita Terkini