ads

Minggu, 01 September 2019

  • Follow us

PEMKAB SITUBONDO GELAR PAWAI LAMPION DALAM RANGKA MENYAMBUT BULAN MUHARRAM 1441 H / 2019 M, TAHUN BARU ISLAM.

PEMKAB SITUBONDO GELAR PAWAI LAMPION DALAM RANGKA MENYAMBUT BULAN MUHARRAM 1441 H / 2019 M, TAHUN BARU ISLAM.

MPGI News, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur.
Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar pawai lampion dalam rangka menyambut bulan Muharram 1441 Hijriyah / 2019 Masehi dan menyemarakkan malam pergantian Tahun baru umat islam, Sabtu (31/8/2019) malam.

Pantauan Wartawan MPGI News dilapangan, beragam lampu warna-warni menghiasi lampion yang dibawak ratusan peserta dan motifnya unik serta berbeda-beda hasil kreasi dari puluhan Tim dalam menyambut malam pergantian Tahun Baru Islam. Ada puluhan mobil pick up yang dihiasi lampion yang menambah semaraknya kegiatan tersebut.

Tradisi Tahunan ini berlangsung meriah yang disambut oleh ribuan penonton yang tampak berjubel dipinggir trotoar dan jalan raya, para peserta pawai menampilkan atraksi dan melantunkan sholawat serta lagu-lagu religius bahkan ada yang menyajikan tarian islami masa kini.

Ada sekitar 700 peserta Pawai Lampion yang berjalan dengan menunjukkan atraksinya ke arah timur, yang dimulai start dari depan Kantor Pemkab di Jalan PB Sudirman dan melewati Alun-alun kota, kemudian finishnya berakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Pemuda Situbondo.

" Malam ini menjadi penanda untuk niat dan hati kita yang baru dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, " kata Sekdakab Drs H Syaifullah MM, sebelum memberangkatkan peserta pawai lampion, Sabtu (31/8/2019) malam.

H Syaifullah berpesan, agar tahun ini niat dan perilaku harus lebih baik dibandingkan tahun kemarin. Sebab, hal tersebut akan berdampak terhadap kehidupan yang lebih baik lagi.

" Semuanya harus lebih baik lagi, pribadi yang lebih baik, juga pekerjaan, maupun hidup bermasyarakat, " ujarnya.

Menurut Sandra (52) salah satu wali murid yang putrinya menjadi peserta pawai lampion dalam rangka menyambut bulan Muharram mengatakan, bahwa ditahun sebelumnya para peserta pawai hanya membawa obor bambu saja.

Sambung dia, Tahun ini mereka sudah membawak lampion unik dan modern. Lampion yang dibawanya seperti berbentuk Ka'bah, bola, menara masjid dan perahu hingga berbentuk bunga warna-warni serta bermacam-macam motif.

“ Lampion motif bunga cantik ini adalah hasil kreasi putri kami sendiri. Semua peserta bebas berkreasi untuk mempercantik lampionnya, ” kata Sandra saat ditemui Wartawan MPGI News.

Sementara itu, pawai lampion yang berlangsung meriah ini, mendapat kritikan dari penonton. Mereka mengeluhkan, start pawai yang terlalu malam. Apalagi, pesertanya mencapai 77 tim yang diikuti oleh siswa SD, SMP dan SMA sederajad. Tiap tim terdari dari 30 hingga 40 peserta.

" Tim SMA dilepas pukul 23.00 WIB, kalau sudah tengah malam, siapa yang mau nonton. Padahal udah capek-capek menghias dan merias wajah dari sore, " kata siswi SMA yang enggan disebut namanya.

Ia berharap, tahun depan Pemkab lebih cermat lagi dalam mengemas acara Pawai Lampion. Peserta lebih dirampingkan dan start pawai juga disesuaikan dengan waktu yang telah ditentukan, tidak molor-molor seperti sekarang.

" Tahun depan pesertanya dikurangi, waktunya juga dimulai tepat waktu. Ini setiap tahun kayak gini, tengah malam terus pulangnya, " keluhnya dengan nada kesal.

Sekedar diketahui dalam kegiatan pawai lampion dalam rangka menyambut bulan Muharram 1441 H / 2019 M terdiri dari, tingkat SD ada 30 tim, SMP 23 tim dan SMA 24 tim. Setiap tim terdiri dari 30 sampai 40 orang. (Rina)
Don't Miss

Berita Terkini