Header Ads

Wow !! Pembangunan Kantor Desa Betuah Kecamatan Terentang Terbengkalai, Hingga Menjadi Sarang Hantu


Kubu Raya, Kalbar - Sudah tiga tahun dianggarkan dalam alokasi dana desa (DD) di anggarkan dari Tahun 2016, 2017 dan 2018, hingga saat ini sudah Tahun 2019 pembangunan kantor Desa Betuah, Kecamatan Terentang tidak terselesaikan .


Mengenai hal ini, sejumlah masyarakat mempertanyakan, salah satunya Danil warga  Dusun Tanjung Lalang di dampingi sejumlah warga dia menginformasikan kepada sejumlah wartawan bahwa pembangunan kantor Desa yang sudah menelan anggaran sebanyak tiga tahap yakni dari tahun 2016,2017, dan 2018 mestinya sudah selesai pembangunannya dan sudah bisa difungsikan namun hingga kini belum juga difungsikan. Ungkap danil

Danil juga menyampaikan bahwa Bangunan kantor Desa terlihat kokoh,namun pintu,jendela,dan plafon belum terpasang, terlihat juga lantai bangunan masih belum di cor dan dipasangi keramik serta dinding bangunan yang belum semuanya dihaluskan.

"Sejumlah sarana pendukung kantor seperti meja,kursi,dan sarana lain belum terlihat,akibatnya hingga tahun 2019 kantor Desa Betuah Kecamatan Terentang belum difungsikan."Ucapnya.

Kondisi Desa Betuah di perparah adanya ketidak Transparannya mantan Kepala Desa yakni Matheus Cunung dalam pengelolaan anggaran Dana Desa, hal itu di katakan sejumlah warga yang membeber kan carut marutnya pengeloaan dana DD di Desanya.

Saat temui sejumlah media, warga juga menuturkan ada beberapa kegiatan selain pembangunan Kantor Desa seperti di dusun Batualang ada beberapa titik pembangunan yang menggunakan alokasi Dana Desa yang tidak rampung di kerajakan ,diantara Jalan menuju Kantor Desa dan Jalan menuju Posyandu.

Sementara di Dusun Batualang bangunan jembatan juga dikerjakan tidak sesuai Rab. Anggaran Tahun 2017 yang di kerjakan warga dengan cara bergotoroyong menurut keterangan Ketua RW.02/03 Dubek .

"Kami hanya di kasi uang sebesar 5.000.000 dan Kayu belian, selainnya kami untuk mendatangkan material seperti semen pasir besi dari uang yang di serahka oleh kepala desa sebesar 5.000.000 sedangkan Material Batu sumbangan dari Perusahaan BPG sementara merut informasi Jembatan yang di bangun dengan Ukuran 2 meter dikrjakan hanya 1.4 meter, panjang 11 meter yang sudah di anggarkan Rp.45 Juta." Terang Danil

Kemudian Dusun Martalaya Kecamatan Terentang tepat di RT.05 juga ada program pembangunan Balai Dusun yang rinciannya ada dan sudah di SPJ kan, tapi kegiatannya tidak ada, tidak pernah terlaksana dan lokasinya pun tidak jelas.

Selanjutnya di Dusun Martalaya Luar, yakni jalan anggaran tahun 2017/ 2018 Pekerjaan Rambat Beton, pekerjaan Rehab dan Bukan Rambat Beton itupun kurang dan sudah ditemukan Inspektorat Kabupaten Kubu Raya .

Menurut keterangan Danil, saat ada empat orang petugas dari Inspetorat Kabupaten Kubu Raya turun kelokasi untuk mengaudit beberapa waktu lal, harusnya panjangnya 600 meter, namun di kerjakan hanya 500 mteter, inspektorat Kubu Raya sudah mengetahuinya . Terang Danil

Sementara itu, Untuk Program Anggaran tahun 2019 yang di tangani Solomon selaku PJ.Kades yang saat ini juga tidak ada kejelasnya, salah satu yang menjadi pertanyaan Foto Jalan yang ada di Plang depan kantor desa lama yang bisa dilewati Mobil Mewah yang terpamapang di papan Inpormasi Penggunaan dana DD Anggaran tahun 2019, padahal di Desa Betuah belum ada Inspratruktur jalan seperti Itu, hal ini menunjukkan seolah olah Foto yang terpampang di papan Inpormasi tersebut di duga adalah Rekayasa ,"Kata Paung Warga Rt,02 Dusun Batualang.

Menurutnya ada Tiga aitem program Dana Desa anggaran Tahun 2019 ini juga jadi pertanyaan kami yaitu Program Bidang pemberdayaan masyarakat, di antaranya:Subbidang Kelautan dan Perikanan dengan Anggaran Rp.163.440.000, bidang pertanian dan perternakan Anggaran Rp.499.496.500, selanjutnya.Bidang Koprasi micro dan menengah Anggaran Rp.194.950.000 semuanya itu belum ada kejelasannya . Ungkap Paung .

Tidak hanya itu warga juga menjelaskan untuk program pembangunan pisik anggaran DD tahun 2019 yang sedang berlansung terkesan asal asalan seperti Bangunan Jembatan Geret  dari Pos Yadu kerumah warga menggunakan kayu bekas, selanjutnya Bangunan Dermaga Baru saja usai di bangun sudah ada yang retak retak selain itu juga ada Plang Proyek Dana DD tidak di pasang papan Plang yang semestinya setiap Program pembangunan yang menggunakan anggran dari Pemerintah di wajibkan memasang papan plang Proyek Sesuai Aturan yang berlaku yakni Keterbukaan Informasi Publik( KIP) . Yang parahnya lagi warga di ancam oleh mantan Kepala Desa Betuah  Kecamatan Terentang jika warga ingin melaporkan kepihak yang berwenang terkait kejanggalan yang ada didesanya seperti yang di sampaikan salah seorang warga Rt.02 Dusun Batualang Kepada sejumlah wartawan saat meneluri ke Desa Betuah Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya . Kamis (12/09/19) .

Sementara M.Yani selaku Pungsional dari Inspektorat Kabupaten Kubu Raya saat di konfirmasi melalui Telpon pada Jum'at (13/09/19) dirinya mengatakan kalau masalah itu pihaknya berurusan sama Polisi, karna ini permintaan Polisi kemaren di Polres Mempawah .

" kita sudah melakukan pemeriksaan dan kita ajukan itu kebupati, bupati akan memberikan keterangan Kepada Polisi jadi Kita tidak bisa membuka itu."Katanya.

Lanjut M.Yani, Karna ini permintaan polisi dan sudah ada datanya semua di kepolisian Polres Mempawah, setelah hasil penyelidikan dari Polres minta kita untuk audit ke lokasi .

"setelah kita Audit ke lokasi dari polisipun sudah ada perhitungan tersendiri dan meminta lagi perhitungan dari kita . sehingga kita hitungkan ini sudah naik ke Bupati, nanti bupati yang memberikan keterangan kekepolisian ."

Ketika ditanya awak media saat dalam telpon mengenai dari hasil audit Inpektorat, M.Yani selaku Fungsional Inspektorat Kubu Raya mengatakan bukan lagi temuan pak kata dia Insya Allah itu tidak ada ampun."Tegasnya.

dha/redaksi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.