ads

Rabu, 09 Oktober 2019

  • Follow us

DAK Di Peruntukan Rehabilitasi Ruang Belajar SD Negri Banyak Melanggar Aturan

DAK Di Peruntukan Rehabilitasi Ruang Belajar SD Negri Banyak Melanggar Aturan

Kabupaten kubu raya provinsi Kalimantan barat - MPGI News. Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 yang diperuntukkan bagi bantuan rehabilitasi ruang belajar dari SD Negeri di Kabupaten Kubu Raya bisa menjadi Bencana Pihak Ketiga.

"Secara teknis, ada pihak sekolah yang mengerjakannya dengan sistem swakelola.Namun pada saat ini, sekolah ditenggarai menggunakan piahak ketiga sebagai pelaksana proyek tersebut," ungkap ketua DPD Tim Investigasi lembaga donor pematauan & pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (LP3K-RI) Kabupaten Kubu Raya.Ismail Djayusman,kepada Wartwana media saat di temuai  Selasa (8/10/2019).



Manajemen DAK, lanjut.Ismail Djayusman, diperlukan diawali dengan pembentukan panitia pembangunan / rehabilitasi sekolah oleh pihak sekolah dalam hal ini Kepala Sekolah dan Komite Sekolah.

"Nah, panitia ini yang menyiapkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan cara swakelola, harus merekrut tenaga kerja tidak harus menunjuk pihak ketiga (Kontraktor) tetapi lebih untuk mendukung partisipasi warga sekitar sekolah. Sesuai dengan juklak dan juknis pengelolaan DAK,"yang tertuang dalam Perpres,dan Permen pungkasnya

Tambah Mail lagi dari informasi yang berhasi dihimpun Ketua DPDTIM Impestigasi LP3K-RI Kabupaten Kubu Raya ini, termasuk sekolah negeri telah memulai pembangunan atau rehabilitasi ini, bahkan progresnya sudah ada yang mencapai 80 persen atau selesai dibuat.

Ismail Djayusman.meminta pihak yang berwajib dalam hal ini Kepolisian dan Kejaksaan agar dapat meminta pertanggungan uang negara terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab supaya tidak terjadi Korupsi yang dianggap pembiaran kepada para oknum tersebut.

Hingga berita ini dimuat 9/10/19 Waktu setemapat diterbitkan,menurut Ketua DPD (LP3K-RI)  kabupaten Kuburaya piahak-pihak sekolah belum bisa di komfirmasi masalah ini,baik dari tim kamai dan rekan media tegas dia.

(Toge/red)
Don't Miss

Berita Terkini