ads

Jumat, 11 Oktober 2019

  • Follow us

Pembangunan Kependudukan, Sujiwo Puji TNI

Pembangunan Kependudukan, Sujiwo Puji TNI

Kubu Raya, Kalbar – Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo membuka kegiatan Bakti Sosial Kemitraan dalam rangka HUT TNI ke-74 di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio, Rabu (9/10). Baksos digelar RSAU bekerja sama dengan BKKBN Perwakilan Kalimantan Barat. Baksos Kemitraan dirangkaikan dengan Baksos IBI, Baksos PKK, dan Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2019. Sujiwo mengatakan kegiatan bakti sosial menjawab persoalan kependudukan dengan pelayanan Keluarga Berencana (KB) kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, tentu sangat membantu pemerintahan daerah setempat khususnya Kabupaten Kubu Raya dalam mengurangi laju pertumbuhan penduduk.  Selain itu juga dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang,” ujarnya.

Sujiwo menilai baksos kemitraan sangat strategis dalam upaya sosialisasi program KB. Mengingat pentingnya keluarga yang terencana, ia menyebut semua pihak harus bersinergi. Karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ia berterima kasih kepada TNI. Menurutnya, TNI merupakan satu di antara elemen yang berada di garda terdepan dalam keberhasilan program KB.

“Bagaimana masalah KB ini bukan hanya lip service. Tetapi harus bisa terealisasi, teraktualisasi, dan langsung mendarat ke rumah tangga-rumah tangga. Jadi yang belum menikah ya harus merencanakan. Bagaimana pernikahan dengan usia ideal dan jumlah anak yang sesuai dengan kemampuan ekonomi,” terangnya.

Menurut Sujiwo, segala sesuatu yang direncanakan akan berhasil dengan baik. Termasuk kehidupan keluarga.

“Ending akhirnya adalah ketahanan nasional. Karena rumah tangga-rumah tangga adalah bagian dari negara. RT, RW, dusun, desa, kecamatan, kabupaten, dan seterusnya itu kan akumulasi dari rumah tangga-rumah tangga. Ketika akumulasi dari rumah tangga baik, maka negara pun akan kuat,” jelasnya.

Terkait pembangunan kependudukan di Kubu Raya, Sujiwo menilai hal tersebut menjadi tantangan tersendiri. Ia mengungkapkan tingginya angka pernikahan dini di Kubu Raya. Selain itu juga terdapat sejumlah masalah kesehatan di masyarakat. Menyikapi hal tersebut, dia menuturkan pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran yang sangat proporsional.

“Selain itu petugas-petugas untuk penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat juga kita siapkan. Kondisi geografis bukan kendala karena di setiap kecamatan kita punya perangkat. Termasuk aktifnya dinas terkait untuk turun ke lapangan,” paparnya.

Sujiwo menegaskan, Pemerintah Kabupaten kubu Raya sangat fokus pada program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga.

“Kita fokus terhadap masalah-masalah itu. Dari rumah tangga-rumah tangga inilah awalnya. Kalau rumah tangga kuat dan sejahtera di semua aspek, maka ketahanan nasional pasti akan tercapai,” pungkasnya.

Asisten Teritorial Kasdam XII Tanjungpura Kolonel Infanteri Muhammad Asep Apandi berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial kemitraan. Ia menjelaskan baksos kemitraan memberikan layanan kesehatan dan keluarga berencana kepada masyarakat berupa pemasangan alat kontrasepsi.

“Masalah jumlah penduduk ini adalah sesuatu yang sangat strategis. Orang baru sadar kalau ada masalah sosial di masyarakat berkaitan dengan jumlah penduduk.  Di sini peran BKKBN sangat luar biasa dalam pengendalian jumlah penduduk di Indonesia,” ujar Asep memuji BKKBN.

Kepala Dinas Logistik Lanud Supadio Kolonel Tek Arief Rahman Hidayat menilai baksos kemitraan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Terutama dalam menyukseskan program KB di Kabupaten Kubu Raya. 

“Baksos kemitraan RSAU dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio dan BKKBN Kalbar menjadi bakti nyata hubungan sinergis instansi pemerintah,” ucapnya.

Redaksi
Don't Miss

Berita Terkini